AS marah dengan serangan roket di Irak Erbil: Antony Blinken

AS marah dengan serangan roket di Irak Erbil: Antony Blinken


WASHINGTON: Menteri Luar Negeri AS Antony Blinken mengatakan Amerika Serikat “marah” dengan serangan roket di Erbil Irak, yang menyebabkan korban.
“Kami marah dengan serangan roket hari ini (Senin malam) di Wilayah Kurdistan Irak,” kata Blinken dalam sebuah pernyataan pada Senin malam, kantor berita Xinhua melaporkan.
Menurut pernyataan itu, serangan itu menewaskan satu kontraktor sipil dan melukai beberapa anggota koalisi pimpinan AS, termasuk satu anggota layanan dan beberapa kontraktor.
“Saya telah menghubungi Perdana Menteri Pemerintah Daerah Kurdistan Masrour Barzani untuk membahas insiden itu dan berjanji mendukung semua upaya untuk menyelidiki dan meminta pertanggungjawaban mereka yang bertanggung jawab,” katanya.
Kementerian Dalam Negeri regional mengatakan dalam sebuah pernyataan singkat bahwa beberapa roket ditembakkan ke beberapa daerah di Erbil pada pukul 21.30 pada hari Senin, melukai beberapa warga sipil.
Pernyataan lain oleh kantor media Perdana Menteri Irak Mustafa al-Kadhimi, juga Panglima Tertinggi pasukan Irak, mengatakan bahwa al-Kadhimi memerintahkan penyelidikan bersama dengan otoritas regional Kurdi atas serangan roket tersebut.
Ada sekitar 2.500 tentara AS di Irak untuk mendukung pasukan Irak dalam pertempuran melawan sisa-sisa ISIS, terutama untuk tujuan pelatihan dan penasehat.

Hongkong Pools