Builder asal India yang membunuh 3 orang untuk membela diri dibebaskan di Inggris


LONDON: Seorang pembangun asal India yang ditangkap sehubungan dengan pembunuhan tiga pria, juga asal India, setelah baku tembak mematikan di jalan-jalan London timur tidak akan menghadapi tuduhan pembunuhan atau pembunuhan karena insiden tersebut dianggap sebagai insiden. sebuah tindakan membela diri.
Gurjeet Singh, 29, telah ditangkap oleh Polisi Metropolitan sehubungan dengan pembunuhan Narinder Singh Lubhaya, 29, Harinder Kumar, 30, dan Malkit Singh Dhillon alias Baljinder Singh, 37, pada Januari lalu.
Ketiga pria yang terbunuh, berasal dari Punjab, ditemukan telah mengejar Gurjeet Singh di Seven Kings di daerah Redbridge di London dan tewas dalam perkelahian jalanan berikutnya.
“Gurjeet Singh ditangkap pada 20 Januari karena dicurigai melakukan pembunuhan. Dia didakwa memiliki senjata ofensif di tempat umum dan ditahan di penjara Snaresbrook Crown Court, di mana dia mengaku tidak bersalah, ”kata Kepolisian Metropolitan dalam sebuah pernyataan.
“Dia muncul untuk diadili di Snaresbrook Crown Court pada hari Rabu, 19 Agustus dengan tuduhan memiliki senjata ofensif di tempat umum. Setelah persidangan, juri memutuskan dia tidak bersalah, ”kata pernyataan itu.
Menurut sumber yang dikutip oleh ‘The Times’, rekaman CCTV dari insiden tersebut menunjukkan Singh melawan para pria saat mereka menyerangnya.
Surat kabar tersebut mengutip sumber yang mengatakan bahwa Singh “bertindak seperti Bruce Lee” saat dia membela diri.
Pengadilan juga diberitahu bahwa orang-orang itu menyerang Singh karena “hutang yang belum dibayar” terkait dengan kesepakatan bisnis yang tidak beres. Malam sebelum penyerangan, ada acara komunitas untuk merayakan kelahiran seorang bayi dimana terjadi perselisihan antar laki-laki.
Pada malam penyerangan, orang-orang itu menunggu Singh dengan senjata saat dia meninggalkan gurdwara setempat. Tiga dari empat penyerang pria kemudian ditemukan dalam genangan darah.
Singh menderita sejumlah luka saat menangkis empat penyerang bersenjata, termasuk luka sayatan sepanjang 5 cm di sisi kiri kepala, luka di dahi dan belakang kepalanya, dan yang menurut pengadilan adalah “cedera akibat benturan. Ke atas kepalanya diduga ditopang dari palu. Dia juga menderita luka di tangannya.
Salah satu dari empat orang itu, Sandeep Singh, seorang pekerja kasar berusia 29 tahun dari Romford di London timur, ditangkap dan dipenjara selama empat tahun pada Agustus karena melukai dengan sengaja.
Dia diketahui telah memperpanjang visanya dan akan dideportasi kembali ke India setelah hukumannya. Saudaranya, Harpreet, 27, pengemudi liburan yang ditunjuk pada malam itu, juga ditemukan berada di Inggris secara ilegal dan akan dikirim kembali ke India setelah hukuman penjara 12 bulan untuk pelanggaran yang sama.
Serangan mengerikan itu telah mengirimkan gelombang kejutan di sekitar masyarakat dan menyebabkan Walikota London Sadiq Khan menuntut lebih banyak dana pemerintah untuk menangani kejahatan pisau di kota itu selama kunjungan ke tempat penikaman pada Januari.
“Penusukan rangkap tiga yang mengerikan di Seven Kings di Redbridge tadi malam adalah pengingat tragis akan bencana kejahatan pisau yang terus melanda seluruh negara kita,” katanya saat itu.

Data HK

By asdjash