Copa America: Neymar memeluk Messi setelah Argentina menang;  penggemar tergila-gila dengan sikap manis |  Berita Sepak Bola

Copa America: Neymar memeluk Messi setelah Argentina menang; penggemar tergila-gila dengan sikap manis | Berita Sepak Bola

Hongkong Prize

BRASILIA (Brasil): Brasil mungkin kalah di final Copa America melawan Argentina, tetapi gerakan striker Neymar setelah pertandingan menang di media sosial dan dia dipuji karena menjadi teman yang sempurna bahkan ketika dia harus menghadapi kekalahan.
Gol Angel Di Maria membantu Argentina mengalahkan Brasil 1-0 di final Copa America, Minggu (waktu setempat). Dengan kemenangan ini, Lionel Messi mencatatkan kemenangan pertamanya di turnamen besar internasional.
Setelah pertandingan berakhir, Neymar bertemu Messi dan keduanya saling berpelukan. Messi dan Neymar telah berteman lama karena mereka berbagi ruang ganti yang sama saat bermain untuk klub Spanyol Barcelona.
Pegangan Twitter resmi Copa America membagikan foto-foto itu dan memberi judul postingan itu sebagai: “Respecto. Ney Leo.”

Sejak postingan tersebut dibuat di media sosial, kini menjadi viral dan banyak pengguna memuji Neymar sebagai teman yang sempurna dan menyadari apa arti kemenangan itu bagi Messi.
Angel Di Maria mencetak satu-satunya gol di final besar saat Argentina mencatat kemenangan 1-0 atas Brasil. Maria mencetak gol pada menit ke-22 untuk memastikan Messi mengakhiri kekeringan mahkota internasional dengan Argentina dengan kemenangan final Copa America.

Messi berusia tujuh tahun ketika Argentina terakhir kali mengangkat trofi Copa America yang didambakan. Gol Maria di final turnamen memberi Messi atau para penggemarnya kelegaan yang sangat dibutuhkan.
Setiap kali perdebatan meletus antara Messi atau pemain besar lainnya, para pakar sepak bola selalu menyoroti bagaimana kapten Argentina itu tidak bisa menuai hasil di panggung besar. Messi telah memenangkan segalanya di level klub, baik dalam kapasitas pribadi dan tim, tetapi kehilangan gelar utama bersama Argentina selain medali emas 2008 di Olimpiade.
Untuk saat ini dan setidaknya terkadang tidak akan ada orang yang mempertanyakan warisan Messi karena ia akhirnya memenangkan trofi pertamanya bersama tim nasional senior.
Sang ‘ikon’ Messi hanya ingin Argentina meneruskan momentum ke Piala Dunia FIFA 2022.
Messi terlibat dalam sembilan dari 12 gol yang dicetak Argentina selama turnamen dan juga dinobatkan sebagai Pemain Terbaik Turnamen bersama dengan Neymar dari Brasil yang telah mencetak dua gol dan mencatatkan tiga assist sendiri.
Dengan kemenangan Copa ini, Argentina mengamankan gelar kontinental ke-15 mereka, membuat mereka sejajar dengan Uruguay sebagai pemegang kemenangan terbanyak. La Albiceleste berada di puncak bersama dengan tetangga la Plata mereka Uruguay sementara Brasil berada di urutan ketiga dengan 9 kemenangan.