Dr Jayakumar diberi tanggung jawab sebagai direktur Sree Chitra

Dr Jayakumar diberi tanggung jawab sebagai direktur Sree Chitra

Keluaran Hongkong

THIRUVANANTHAPURAM: Dr K Jayakumar ditugaskan sebagai direktur Sree Chitra Thirunal Institute of Medical Sciences karena Pengadilan Administrasi Pusat membatalkan perpanjangan yang diberikan kepada Dr Asha Kishore selama lima tahun lagi.

Presiden institut tersebut telah menunjuk Dr Jayakumar, profesor paling senior di institut tersebut, sebagai direktur yang bertanggung jawab di institut hingga pesanan lebih lanjut atau hingga jabatan tersebut diisi melalui proses seleksi normal. Dr Jayakumar mengambil alih tanggung jawab pada hari Senin.

Dr Jayakumar yang memulai masa jabatannya di Sree Chitra dari tahun 2001, pernah menjabat sebagai kepala departemen Bedah Toraks Kardiovaskular dan juga anggota Badan Pengatur Sree Chitra.


Mantan sutradara memindahkan HC

Namun, perselisihan atas jabatan direktur lembaga itu kembali sampai ke Pengadilan Tinggi. Dr Asha Kishore sekarang telah mendekati Pengadilan Tinggi melawan perintah CAT.

Sebelumnya pengadilan tinggi pada bulan Agustus telah mengesampingkan perintah sementara CAT untuk tetap mempertahankan perpanjangan layanan yang diberikan kepada Dr Asha Kishore sebagai direktur.

Sebuah bangku divisi di Pengadilan Tinggi telah mengeluarkan perintah tersebut setelah mempertimbangkan petisi oleh Dr Asha. Pengadilan telah meminta CAT untuk mempertimbangkan kembali kasus tersebut pada tanggal 23 September setelah mendengarkan para pihak sebelumnya.

Pada bulan Juli masa jabatan Dr Asha diperpanjang selama lima tahun, sementara layanannya dijadwalkan berakhir pada 15 Juli. Penundaan dikeluarkan oleh CAT pada 5 Agustus atas petisi yang menyatakan bahwa layanan diperpanjang tanpa izin dari pemerintah pusat.

Perpanjangan diberikan oleh presiden institut. Namun, departemen sains dan teknologi kemudian membatalkan keputusan presiden institut tersebut.

Namun di pengadilan tinggi, Asha berkilah bahwa pengangkatan aslinya tidak memerlukan izin dari Komite Pengangkatan Kabinet dari pemerintah pusat sehingga perpanjangannya juga tidak memerlukan persetujuannya.

Tetapi CAT dalam pesanannya pada 6 November mengatakan sesuai dengan tindakan pemerintah Pusat atau departemen sains dan teknologi memiliki wewenang untuk mengeluarkan arahan yang diperlukan kepada institut dan presiden badan pengatur terikat untuk mengikuti arahan yang dikeluarkan oleh Pusat. .