IMD akan mulai mengeluarkan prediksi wabah malaria besar mulai musim berikutnya: Resmi |  India News

IMD akan mulai mengeluarkan prediksi wabah malaria besar mulai musim berikutnya: Resmi | India News


NEW DELHI: Departemen Meteorologi India (IMD) akan mulai mengeluarkan prakiraan wabah malaria mulai musim depan, kata sekretaris Kementerian Ilmu Bumi M Rajeevan pada hari Sabtu.
Menyampaikan ceramah tentang ‘kemajuan terkini dalam prediksi cuaca dan iklim’, yang diselenggarakan oleh Akademi Ilmu Pengetahuan India, Rajeevan mengatakan India juga berencana untuk meningkatkan fasilitas komputasi kinerja tinggi (HPC) dari kapasitas yang ada 10 petaflops menjadi 40 petaflops, a langkah yang secara signifikan akan membantu dalam meningkatkan prediksi cuaca.
Saat ini, India hanya berada di sebelah AS, Inggris, dan Jepang dalam HPC.
Sebuah laporan yang dirilis oleh Kementerian Ilmu Bumi minggu ini mengatakan hampir Rs 990 crore dihabiskan untuk Misi Monsun Nasional dan HPC telah menghasilkan dividen 50 kali lipat dari investasi yang dibuat.
Tentang prediksi wabah penyakit yang ditularkan melalui vektor, IMD mempelajari fenomena kejadian malaria dan hubungannya dengan curah hujan dan suhu, Rajeevan kemudian mengatakan kepada PTI.
“IMD pertama kali mempelajari data malaria yang didapat dari Nagpur. Ini juga bisa diterapkan di tempat lain. Ini bisa memberikan prediksi untuk wabah malaria skala besar,” kata Rajeevan.
Dia mengatakan, teknik yang sama dapat diterapkan pada penyakit terkait musim hujan lainnya seperti demam berdarah dan kolera.
“IMD akan membuat layanan ramalan malaria beroperasi pada musim hujan berikutnya,” ujarnya.
Malaria merajalela di beberapa bagian Afrika dan negara-negara sub-tropis.
Menurut Laporan Malaria Dunia 2019, 19 negara di sub-Sahara Afrika dan India menanggung hampir 85 persen dari beban malaria global.
Menurut National Health Portal, sebagian besar kasus malaria dilaporkan dari bagian timur dan tengah negara dan dari negara bagian yang memiliki kawasan hutan, perbukitan dan kesukuan.
Negara bagian ini termasuk Odisha, Chhattisgarh, Jharkhand, Madhya Pradesh, Maharashtra, dan beberapa negara bagian timur laut seperti Tripura, Meghalaya dan Mizoram.
Di India, kasus malaria secara konsisten menurun dari 2,08 juta pada 2001 menjadi sekitar 4 lakh pada 2018. Dari negara-negara yang paling parah terkena malaria, hanya India yang menunjukkan kemajuan dalam mengurangi beban penyakitnya, kata NHP.
Dalam kuliahnya, Rajeevan mengatakan 90 persen data terkait meteorologi berasal dari satelit. Sisanya berasal dari sumber konvensional seperti radar Doppler, pelampung di laut, observasi kapal dan pesawat, serta observasi lainnya.

Keluaran HK