India, Jerman akan melihat kerja sama yang lebih erat di Afghanistan: utusan Jerman |  Berita India

India, Jerman akan melihat kerja sama yang lebih erat di Afghanistan: utusan Jerman | Berita India


NEW DELHI: India dan Jerman berada pada gelombang yang sama mengenai isu-isu mengenai Afghanistan dan kedua negara akan melihat kerjasama yang lebih erat dalam hal ini, Duta Besar Jerman untuk India Walter J Lindner mengatakan pada hari Minggu.
“India adalah aktor yang sangat besar di sana (Afghanistan), terlibat dalam banyak proyek pembangunan dan Jerman sangat aktif (di sana) selama 20 tahun terakhir. Jadi, kami berdua memiliki prinsip yang hampir sama,” kata Lindner di sebuah acara yang diadakan untuk memperingati 31 tahun reunifikasi Jerman.
Dia meluncurkan lukisan simbolis di dinding besar di Teater Sheila yang ikonik di Paharganj yang menggambarkan persahabatan antara India dan Jerman.
Lindner mengatakan kedua negara mendukung pemerintah sebelumnya di Afghanistan dan mencoba membantunya membuat kemajuan dan memperbaiki situasi, terutama bagi perempuan, di negara itu.
“Kita semua terkejut dengan kemajuan pesat Taliban. Sekarang, kita harus menghadapi situasi ini. Kita masih harus mengeluarkan orang-orang dari Afghanistan dengan berbicara dengan Taliban. Kita masih memiliki krisis kemanusiaan yang harus dicegah di Afghanistan melalui Persatuan negara-negara.
“Kami memiliki beberapa kondisi di mana kami berbicara dengan Taliban – sebuah pemerintahan inklusif yang belum ada di sana. Tetapi kami masih harus memiliki semacam dialog untuk membuat kemajuan pada poin-poin ini. India memiliki gelombang yang sama. Jadi, kita akan melihat kerjasama yang lebih erat di antara kita,” katanya.
Utusan Jerman itu mengatakan ekonomi, perlindungan lingkungan, energi hijau, pertukaran pelajar, sains dan teknologi, dan kecerdasan buatan akan menjadi bidang utama kemitraan India-Jerman ke depan.
Menjawab pertanyaan terkait pertikaian India-Inggris atas sertifikasi vaksin Covid-19, Lindner mengatakan, “Saya tidak tahu persis seperti apa spesifikasinya. Mengapa Inggris tidak mengakui aplikasi dari India. Beberapa pekan lalu, kami mengenali Covishield . Saya sendiri sudah divaksinasi Covishield. Jadi, yang sudah diberikan Covishield tidak perlu menjalani karantina (di Jerman) atau menghadapi pembatasan lainnya.”
Karena Covaxin belum diakui oleh Organisasi Kesehatan Dunia, mereka yang telah meminumnya harus menjalani karantina. Setelah WHO menyetujui vaksin yang diproduksi oleh Bharat Biotech, Jerman akan mengambil langkah berikutnya dan melihat apakah mereka dapat mengenalinya, kata duta besar.


Keluaran HK