India vs Inggris: Rohit Sharma menilai 83 di babak pertama sebagai knock in away 'paling menantang' Tes |  Berita Kriket

India vs Inggris: Rohit Sharma menilai 83 di babak pertama sebagai knock in away ‘paling menantang’ Tes | Berita Kriket

Hongkong Prize

LONDON: Pemukul India Rohit Sharma mungkin telah memainkan 83 pukulan yang berani di babak pertama Tes kedua melawan Inggris tetapi pembuka mengatakan itu adalah pukulan “paling menantang” yang telah dia mainkan dalam format terpanjang dari pertandingan tandang. .
Rohit tidak mampu mencapai angka tiga angka karena ia dikirim kembali ke paviliun oleh perintis Inggris James Anderson di sesi kedua.
“Saya tidak akan mengatakan yang terbaik karena selama Anda bermain. Akan ada banyak peluang yang akan Anda miliki. Tapi ya tentu saja menantang, inning paling menantang yang pernah saya mainkan. Saya merasa sangat baik, saya senang dengan cara kami memulai. Pemecatan yang disayangkan tetapi saya tidak bisa melakukan apa pun untuk itu,” kata Rohit.
Rohit mengadopsi pendekatan yang tenang dan menghindari bermain tembakan tinggi. Dia menghancurkan 11 merangkak dan satu enam selama ketukannya.
“Itulah tantangan dari Test cricket, Anda mungkin kehilangan tembakan di buku Anda tetapi ketika kondisinya bertentangan dengan Anda, Anda harus terus berbicara pada diri sendiri dan mengurangi tembakan yang tidak perlu terutama dengan bola baru,” kata Rohit.
“Begitu Anda merasakan lapangan, begitu Anda mendapatkan kondisinya, maka mungkin Anda dapat mencoba dan memainkan beberapa pukulan, tetapi saya pikir penting untuk menghormati kondisi di sini. Sebagai grup pemukul, kami telah melakukannya dengan cukup baik sejak tur Australia. sampai hari ini, saya pikir pemukul sekarang memahami peran mereka,” tambahnya.
Ton tak terkalahkan KL Rahul dan pukulan 83 dari Rohit membantu India unggul melawan Inggris pada hari pembukaan Tes kedua yang sedang berlangsung.
Pada stumps, skor India terbaca 276/3 dengan Rahul (127*) dan Ajinkya Rahane (1*) saat ini tidak terkalahkan di lipatan.
Melanjutkan sesi terakhir pada 157/2, Kohli dan Rahul mencampuradukkan kewaspadaan dengan agresi dan mereka terus bergerak di papan skor, menambah tekanan pada tuan rumah.
Rahul membawa abadnya di babak ke-78 dan dia bersama dengan nakhoda menahan tuan rumah.
Setelah memenangkan undian, Joe Root tidak mempermasalahkan fakta bahwa ia ingin memanfaatkan kondisi mendung untuk menekan India. Namun Rohit dan Rahul memastikan India memiliki fondasi yang kokoh.