Jangan Adakan Ujian Tanpa Vaksinasi Siswa: NSUI

Jangan Adakan Ujian Tanpa Vaksinasi Siswa: NSUI

Keluaran Hongkong

MANGALURU: Presiden distrik Persatuan Pelajar Nasional India (NSUI) Sawad Sullia menuntut agar pemerintah negara bagian tidak mengadakan ujian tanpa memvaksinasi siswa.

Ia mengatakan kepada media di Jakarta, Kamis, bahwa peringatan terkait kemungkinan gelombang ketiga Covid-19 membuat para orang tua dan siswa resah. “Jangan melakukan pemeriksaan tanpa memvaksinasi siswa, karena orang tua khawatir akan terjadi gelombang ketiga Covid-19. Jika pemerintah berencana mengadakan ujian, maka program vaksinasi untuk pelajar harus segera dimulai dengan prioritas, atau pemerintah membatalkan semua ujian,” kata Sawad.

Dia juga mendesak pemerintah untuk mengurangi biaya untuk siswa di lembaga swasta sebesar 50%, dan mengumumkan skema pendidikan gratis untuk anak-anak yang kehilangan orang tua karena Covid-19. “Pandemi telah mempengaruhi orang dalam skala besar, dan siswa tidak menerima beasiswa apa pun. Meskipun kelas dilakukan secara online, lembaga swasta tidak mengubah struktur biaya mereka. Hal ini akan menjauhkan siswa dari keluarga miskin. Oleh karena itu, pemerintah harus turun tangan dan mengurangi struktur biaya hingga 50%. Pemerintah harus mengurus pendidikan siswa yang kehilangan orang tua akibat Covid-19, mulai dari TK hingga S2,” ujarnya.

Selamat!

Anda berhasil memberikan suara Anda

Perwakilan NSUI untuk Visvesvaraya Technological University (VTU) Anvith Kateel mengatakan pemerintah harus mengadakan kelas di kampus setidaknya selama 45 hari, jika mereka akan melanjutkan keputusan untuk mengadakan ujian di kampus. “Menyelenggarakan ujian di kampus bagi mahasiswa tanpa mengadakan perkuliahan di kampus, akan mempengaruhi kinerja mereka. Meskipun semester awal belum selesai, perguruan tinggi telah memulai kelas online untuk semester berikutnya. Ini akan mempengaruhi pendidikan siswa,” tambahnya.