Joe Biden mendesak gencatan senjata di wilayah Tigray Ethiopia Ethiopia

Joe Biden mendesak gencatan senjata di wilayah Tigray Ethiopia Ethiopia


WASHINGTON: Presiden AS Joe Biden telah menyerukan gencatan senjata di wilayah Tigray yang dilanda konflik di Ethiopia mengingat meningkatnya kekerasan di sana.
“Luka politik tidak dapat disembuhkan melalui kekuatan senjata,” kata Biden seperti dikutip kantor berita dpa pada Rabu malam.
Dia mengatakan pihak yang berperang di wilayah Tigray harus menyatakan dan mematuhi gencatan senjata, dan pasukan Eritrea dan Amhara harus mundur.
“Saya sangat prihatin dengan meningkatnya kekerasan dan semakin kerasnya perpecahan regional dan etnis di beberapa bagian Ethiopia. Pelanggaran hak asasi manusia skala besar yang terjadi di Tigray, termasuk kekerasan seksual yang meluas, tidak dapat diterima dan harus diakhiri.
“Keluarga dari setiap latar belakang dan warisan etnis layak untuk hidup damai dan aman di negara mereka,” kata Presiden.
Utusan khusus pemerintah AS untuk Tanduk Afrika, Jeff Feltman, akan melakukan perjalanan ke wilayah itu lagi minggu depan untuk mencari penyelesaian konflik secara damai, kata Biden.
Pemerintah Ethiopia melancarkan serangan militer pada November 2020 terhadap Front Pembebasan Rakyat Tigray (TPLF) di Ethiopia utara, yang hingga saat itu berkuasa di wilayah Tigray.
Permusuhan di Etiopia utara segera meningkat menjadi konflik kompleks yang melibatkan negara tetangga Eritrea.
Ethiopia telah lama menyangkal bahwa pasukan Eritrea hadir di wilayah yang dilanda konflik, tetapi kemudian mengumumkan pada awal April bahwa mereka akan ditarik.
Serangan militer Ethiopia menyusul ketegangan bertahun-tahun antara TPLF dan pemerintah pusat, dalam konflik yang telah mendorong ratusan ribu orang meninggalkan rumah mereka dan menyebabkan kehancuran yang meluas.


Hongkong Pools