Karyawan bank mendapatkan kenaikan gaji 15%

Karyawan bank mendapatkan kenaikan gaji 15%


MUMBAI: Asosiasi Bank India menandatangani perjanjian upah bipartit ke-11 dengan perwakilan karyawan bank yang membuka jalan untuk kenaikan upah 15%. Perjanjian tersebut berlaku untuk bank sektor publik, beberapa bank swasta generasi lama dan beberapa bank asing.
IBA dalam pernyataannya mengatakan bahwa untuk menumbuhkan rasa persaingan dan juga penghargaan atas kinerja, konsep skema Performance Linked Incentive (PLI) telah diperkenalkan pertama kali. Skema tersebut akan efektif dari fiskal saat ini. Skema PLI di bank sektor publik akan didasarkan pada laba operasi / laba bersih masing-masing bank. Ini opsional untuk bank swasta dan asing.
Perjanjian bi-partite adalah platform bagi karyawan bank untuk melakukan negosiasi ulang upah setiap lima tahun. Selain gaji, perjanjian gaji mencakup berbagai tunjangan karyawan dan memasukkan setiap perubahan dalam kondisi layanan. Misalnya, komputerisasi bank di tahun 90-an dimungkinkan melalui perjanjian upah. Kontrak tersebut juga mencakup tunjangan karyawan yang bertujuan untuk mendorong inklusi. Meskipun masa jabatan perjanjian sebelumnya berakhir pada 2017, kesepakatan saat ini ditunda karena negosiasi yang berlarut-larut dan kuncian Covid-19.
Perjanjian upah bank penting bagi karyawan sektor publik lainnya termasuk di Perusahaan Asuransi Jiwa dan perusahaan asuransi sektor publik lainnya, Reserve Bank of India, dan lembaga keuangan publik seperti Nabard. Pemerintah merevisi skala pembayaran untuk karyawan organisasi ini berdasarkan perjanjian upah yang ditandatangani dengan serikat bank.
“Asosiasi Bank India dengan bangga mengumumkan kesimpulan Negosiasi Upah Bipartit ke-11 dengan serikat dan asosiasi bank yang akan efektif mulai 1 November 2017. Kesepakatan yang dicapai hari ini, memberikan kenaikan 15 persen dalam slip gaji,” kepala IBA kata eksekutif Sunil Mehta dalam sebuah pernyataan. Revisi upah baru akan memerlukan pengeluaran tahunan tambahan sebesar Rs 7.898 crore untuk bank.
Menurut catatan yang diedarkan oleh All India Bank Employees Association, perjanjian baru tersebut mencakup tunjangan cuti seperti tambahan cuti sakit bagi mereka yang telah menyelesaikan 30 tahun masa kerja. Pekerja perempuan dapat memanfaatkan cuti sakit untuk merawat anak-anak yang sakit dengan membuat sertifikat medis. Cuti melahirkan hingga sembilan bulan dapat diberikan untuk adopsi sah satu anak dan cuti hamil yang lebih lama untuk ibu dari anak kembar. Kelegaan lain bagi karyawan adalah ketidakhadiran di kantor karena jam malam, huru-hara, perintah larangan, musibah alam di tempat kerja akan diperlakukan sebagai cuti khusus.
Serikat pekerja yang menandatangani perjanjian tersebut antara lain United Forum of Bank Unions (UFBU), yang mewakili empat Serikat Pekerja dan empat Asosiasi Pejabat serta Bank Karamchari Sena Mahasangh (BKSM), yang merupakan pihak-pihak dalam kesepakatan tersebut, kata pernyataan IBA.

Togel HK