kashmiri pandit: 'Ayah saya tidak akan pernah mati', auman putri Pandit Kashmir ditembak mati oleh teroris |  Berita India

kashmiri pandit: ‘Ayah saya tidak akan pernah mati’, auman putri Pandit Kashmir ditembak mati oleh teroris | Berita India


NEW DELHI. Sehari setelah Pandit Kashmir yang berusia 68 tahun, Makhan Lal Bindroo, ditembak mati oleh teroris di J&K, putrinya yang penuh emosi, Shraddha Bindroo, pada hari Rabu mengecam teroris karena menunjukkan kepengecutan dengan membunuh warga sipil.
“Ayah saya adalah seorang Pandit Kashmir, dia tidak akan pernah mati. Teroris hanya bisa membunuh tubuhnya, ayah saya akan tetap hidup dalam roh,” katanya dalam video yang kini viral.

Dia lebih lanjut menantang teroris untuk datang dan berdebat tatap muka dengannya.
“Teroris ini hanya bisa melempari batu dan membunuh orang tak berdosa, hanya itu yang bisa mereka lakukan. Mereka tidak punya nyali untuk berdebat,” tambahnya.

Bersama dengan pedagang kaki lima Virender Paswan dan presiden pangkalan taksi lokal MS Lone, Bindroo termasuk di antara tiga orang yang ditembak mati oleh teroris di J&K pada hari Selasa.

Bindroo, pemilik Bindroo Medicate di Iqbal Park, mendapat empat peluru di perutnya saat teroris bersenjatakan pistol menembakinya dari jarak dekat setelah menerobos masuk ke apotek. Dia dinyatakan meninggal saat tiba di Rumah Sakit SMHS.

Dalam waktu satu jam setelah serangan di Bindroo, teroris membunuh pedagang bhelpuri Paswan dari Bhagalpur Bihar di Alamgari Bazar di lingkungan kota tua Zadibal.
Pembunuhan Bindroo terjadi kurang dari empat bulan setelah Pandit Kashmir terkemuka lainnya, anggota dewan BJP Rakesh Pandita, ditembak mati oleh teroris di Pulwama, Kashmir selatan.


Togel hongkong