Keluar dengan air mata Tingkat 2, Hanuma Vihari berangkat ke India | Berita Kriket

Keluar dengan air mata Tingkat 2, Hanuma Vihari berangkat ke India | Berita Kriket

HK Pools

SYDNEY (Australia): Pemukul India dan pahlawan Tes ketiga Hanuma Vihari, yang absen dari seri penentu setelah menderita robekan Tingkat 2 pada hamstringnya, meninggalkan pantai Australia pada hari Jumat.
Vihari, yang mengalami kesulitan dalam seri Tes yang sedang berlangsung melawan Australia, melanjutkan untuk menunjukkan keberanian dan pertarungan saat dia memperebutkan 161 bola dan dikombinasikan dengan Ashwin selama 2,5 jam untuk menyangkal Australia menang dalam Tes ketiga di Sydney Cricket Tanah.
Pemukul kidal pada hari Jumat berbagi foto sebelum berangkat dari Australia. Dalam foto tersebut, Vihari terlihat tersenyum sambil mengenakan kaus oblong dan topi hijau. “Sampai Australia lain kali,” tweet Vihari.

Setelah kesimpulan dari Ujian ketiga, terungkap bahwa dia bertarung dengan air mata Tingkat 2 untuk membuat naskah undian Sydney.
Berbicara kepada ANI, sumber di manajemen tim mengungkapkan bahwa laporan pemindaian ada dan Vihari mengalami robekan kelas 2 yang tidak hanya membuatnya absen dari pertandingan terakhir, tetapi juga membuatnya ragu untuk tahap awal seri Inggris. Biasanya diperlukan waktu 3 hingga 6 minggu untuk pulih sepenuhnya dari robekan Tingkat 2.
“Laporan pemindaiannya sudah masuk dan dia mengalami robekan Tingkat 2 yang berarti bocah itu dipukul selama sekitar 3 jam dengan rasa sakit yang membakar. Dia pantas dipuji karena berdiri di sana dan memegang benteng seperti juara sejati,” kata sumber itu.
Sedangkan untuk Tes keempat, India melakukan empat perubahan pada pihaknya. Ravichandran Ashwin, Ravindra Jadeja, Vihari, dan Jasprit Bumrah semuanya absen pada pertandingan terakhir tur karena cedera masing-masing. Keempat pemain tersebut digantikan oleh Shardul Thakur, T Natarajan, Mayank Agarwal, dan Washington Sundar. Duo Tamil Nadu dari spinner Sundar dan pacer Natarajan melakukan debut Tes mereka.
Dalam pertandingan tersebut, Natarajan memilih gawang penting dari centurion Marnus Labuschagne dan Matthew Wade untuk menjaga tim tamu dalam permainan setelah Labuschagne bangkit kembali dengan Test kelimanya pada hari Jumat. Di tunggul, kapten Tim Paine (38) dan Cameron Green (28) berdiri tegak saat skor terbaca 274/5. Dibangun berdasarkan ketukan dari Labuschagne (108), duo ini mencatatkan rekor tak terkalahkan 61-run untuk membantu tuan rumah mengakhiri hari dengan kehormatan.