Longsor di Indonesia menewaskan sedikitnya 11 orang, banyak yang hilang

Longsor di Indonesia menewaskan sedikitnya 11 orang, banyak yang hilang


JAKARTA: Sedikitnya 11 orang tewas, termasuk seorang bocah laki-laki berusia enam tahun, dan puluhan lainnya hilang setelah tanah longsor mematikan melanda provinsi Jawa Barat, Indonesia, kata pihak berwenang Minggu.
Hujan deras memicu bencana pada Sabtu malam di kota Sumedang, di mana tanah longsor kedua mengubur penduduk dan tim penyelamat yang telah mencari korban awal, kata juru bicara Badan Penyelamatan Bandung Seni Wulandari.
“Kami masih mendokumentasikan berapa banyak yang hilang pasca longsor kedua karena masih banyak orang yang ikut dalam upaya penyelamatan awal,” ujarnya.
Sedikitnya satu korban luka berat, sementara 11 orang dipastikan tewas, kata Wulandari.
Tanah longsor yang fatal dan banjir bandang sering terjadi di seluruh kepulauan Indonesia, di mana curah hujan musiman sering terjadi dan tanpa henti.
Pada September tahun lalu, sedikitnya 11 orang tewas akibat longsor di Pulau Kalimantan, sementara beberapa bulan sebelumnya, tanah longsor di Sulawesi menewaskan puluhan orang.
Badan penanggulangan bencana di Indonesia memperkirakan bahwa 125 juta orang Indonesia – hampir setengah dari populasi negara – tinggal di daerah yang berisiko longsor.

Pengeluaran HK