Mantan presenter TV Afghanistan tewas dalam ledakan di ibu kota

Mantan presenter TV Afghanistan tewas dalam ledakan di ibu kota


KABUL: Sebuah bom yang ditempelkan pada kendaraan seorang mantan presenter di TOLO TV Afghanistan meledak Sabtu pagi, menewaskan wartawan itu dan dua warga sipil lainnya, kata polisi Kabul.
Kematian Yama Siawash sedang diselidiki dan identitas korban lainnya tidak segera diketahui, kata juru bicara polisi Ferdaws Faramarz. Tidak ada yang langsung mengaku bertanggung jawab.
Kekerasan dan kekacauan meningkat di Afghanistan dalam beberapa bulan terakhir dengan serangan pekan lalu di Universitas Kabul yang menewaskan 22 orang, banyak dari mereka adalah mahasiswa. Afiliasi ISIS mengklaim serangan itu serta serangan lain terhadap sebuah lembaga pendidikan pada 24 Oktober, juga di ibu kota, yang menewaskan 24 orang.
Lonjakan serangan kekerasan datang bahkan ketika negosiator pemerintah dan Taliban bertemu di Qatar untuk mengakhiri perang tanpa henti selama beberapa dekade di Afghanistan. Kedua belah pihak hanya membuat sedikit kemajuan.
Pembicaraan itu merupakan bagian dari kesepakatan yang dinegosiasikan antara Amerika Serikat dan Taliban untuk mengizinkan pasukan AS dan NATO menarik diri dari Afghanistan, mengakhiri 19 tahun keterlibatan militer.
Menurut laporan awal, Siawash sedang berada di dekat rumahnya saat bom yang menempel di mobilnya meledak. Seorang saksi mata, Mohammad Rafi, mengatakan ayah dan saudara laki-laki Siawash adalah orang pertama yang mencapai kendaraan yang dilalap api.
Rafi mengatakan ketiga korban tewas berada di dalam mobil.
Siawash adalah mantan presenter TV yang menjadi pembawa acara politik di TOLO TV.

Pengeluaran HK