Mesin diagnostik 'Covirap' IIT Kharagpur mendapat sertifikasi ICMR |  India News

Mesin diagnostik ‘Covirap’ IIT Kharagpur mendapat sertifikasi ICMR | India News


NEW DELHI: ‘COVIRAP,’ mesin diagnostik yang dikembangkan oleh para peneliti Indian Institute of Technology (IIT) Kharagpur, telah berhasil divalidasi untuk kemanjurannya dalam deteksi Covid-19 oleh Dewan Riset Medis India (ICMR), kata lembaga itu pada Rabu.
Setelah pengujian ketat dengan sampel pasien oleh laboratorium ICMR resmi, dengan mematuhi pedoman ketat mereka, ICMR sekarang telah memberikan sertifikasi untuk Uji Diagnostik Covid-19 ini.
Tes ini telah dirancang agar cukup mudah dilakukan dan juga terjangkau serta dapat membuahkan hasil dalam waktu satu jam.
“Ini memang salah satu kontribusi terbesar dalam sejarah ilmu kedokteran, terutama di bidang virologi, dan akan menggantikan sebagian besar tes berbasis PCR,” kata Profesor VK Tewari, direktur, IIT Kharagpur, dalam sebuah pernyataan.
Metode pengujian baru ini menerapkan prosedur diagnostik molekuler yang sangat andal dan akurat yang dapat dilakukan di unit perangkat portabel berbiaya sangat rendah yang dikembangkan oleh tim peneliti.
Hasil tes diberikan melalui aplikasi seluler yang dibuat khusus untuk diseminasi tanpa memerlukan interpretasi manual.
“Inovasi ini telah membuat pengujian Covid berkualitas tinggi dan akurat terjangkau bagi masyarakat umum dengan biaya pengujian sekitar Rs 500 yang selanjutnya dapat dikurangi melalui intervensi pemerintah,” kata Ramesh Pokhriyal Nishank, menteri pendidikan Union.
“Mesin ini bisa dikembangkan dengan biaya kurang dari Rs 10.000 dengan kebutuhan infrastruktur minimal sehingga teknologinya terjangkau oleh masyarakat awam. Proses pengujian pada mesin baru ini selesai dalam waktu satu jam,” tambah Nishank.
Meskipun Institut dapat memproduksi kit pengujian hingga skala tertentu, lisensi paten akan memfasilitasi peluang komersialisasi bagi perusahaan teknologi medis.
Dr. Mamta Chawla Sarkar, ahli virologi yang diakui secara internasional yang mengawasi uji coba pasien atas nama ICMR-National Institute of Cholera and Enteric Diseases (NICED) mengatakan: “Pemeriksaan terperinci dari hasil pengujian telah dengan jelas menunjukkan bahwa pengujian ini memiliki kemampuan mendeteksi tingkat viral load yang sangat rendah dibandingkan metode lain berdasarkan prinsip pengujian yang serupa. ”
Tes diagnostik baru telah menjadi sasaran protokol pengujian yang ketat sesuai dengan pedoman ICMR, di ICMR-NICED, sebuah lembaga yang disahkan oleh ICMR. ICMR-NICED lebih lanjut telah mensertifikasi pengujian tersebut menjadi sangat ramah pengguna.

Keluaran HK