Pengadilan Spanyol menolak kasus penipuan baru terhadap Messi |  Berita luar lapangan

Pengadilan Spanyol menolak kasus penipuan baru terhadap Messi | Berita luar lapangan

Hongkong Prize

MADRID: Pengadilan Spanyol pada Jumat menolak pengaduan baru yang diajukan pada tahun 2020 terhadap pemain Barcelona Lionel Messi oleh seorang pria yang menuduh pemain sepak bola Argentina itu melakukan penipuan, penggelapan, dan pencucian uang.
Federico Rettori, warga negara Argentina yang tinggal di Spanyol yang mengklaim bahwa dia sebelumnya bekerja untuk badan amal Messi, telah mengajukan keluhan serupa pada 2019 yang juga ditolak.
Di dalamnya ia mengklaim bahwa dana yang diterima oleh yayasan yang “seharusnya ditujukan untuk tujuan sosial” malah pergi “ke berbagai kegiatan pribadi atau rekening bank yang berbeda dari yang dideklarasikan oleh yayasan”.
Dalam pengaduan yang diajukan Rettori pada tahun 2020, dia kembali menyebut striker Barcelona, ​​​​badan amal, ayahnya Jorge dan saudara lelakinya Rodrigo, dan menambahkan lebih banyak dokumen untuk mencoba mendukung klaimnya.
Namun Pengadilan Nasional Spanyol mengatakan dalam putusannya bahwa setelah dua tahun menyelidiki “tidak ada tindak pidana dari orang-orang yang menjadi sasaran pengaduan yang dapat dibuktikan”.
Pengadilan juga mengatakan Rettori tidak pernah dipekerjakan oleh yayasan Messi.
Sebaliknya dia memimpin sebuah asosiasi yang disebut “El Buen Camino”, atau “Jalan yang Benar”, yang menerima 150.000 euro ($177.000) pada tahun 2014 dan 2015 untuk memerangi kematian bayi di Sierra Leone, kata pengadilan.
Proyek ini dibatalkan karena epidemi Ebola di negara Afrika Barat.