Ronaldo menjadi pemain putra pertama yang mencetak 10 hat-trick internasional |  Berita Sepak Bola

Ronaldo menjadi pemain putra pertama yang mencetak 10 hat-trick internasional | Berita Sepak Bola

Hongkong Prize

ALMANCIL (Portugal): Cristiano Ronaldo menjadi pemain putra pertama yang mencetak sepuluh hat-trick di sepak bola internasional. Striker Portugal itu mencapai prestasi itu dalam pertandingan Portugal melawan Luksemburg di pertandingan kualifikasi Grup A untuk Piala Dunia 2022.
Ronaldo mengonversi dua penalti sebelum mencetak gol sundulan untuk membantu Portugal mencatat kemenangan 5-0. Striker tersebut kini telah mencetak 58 hat-trick dalam karirnya, termasuk 10 untuk Portugal, lapor Goal.com.

Dengan Stadion Algarve yang penuh, Timnas Portugal masuk dengan kecepatan penuh dan pada menit ke-17, mereka sudah unggul 3-0. Cristiano Ronaldo membuka skor lewat penalti pada menit ke-8.
Butuh sedikit menunggu untuk melihat Cristiano Ronaldo mencetak gol lagi, lagi-lagi dengan penalti. Kapten Equip das Quinas dengan demikian mencapai 8 gol melawan tim Luksemburg, yang menjadi korban terbesarnya.
Penantian gol ketiga pertandingan berlangsung singkat, dan kali ini Bruno Fernandes yang mencetak gol dengan kaki kanan di dalam kotak penalti setelah mendapat assist dari Bernardo Silva. Itu adalah gol keenam Fernandes untuk Tim Nasional.
Di babak kedua, tempo permainan menurun dan Portugal menguasai permainan dengan santai, masih memiliki beberapa peluang bagus untuk mencetak gol.
Dalam pertandingan ke-100 untuk tim nasional, kiper Rui Patricio berhasil mencatatkan clean sheet ke-49.
Pada menit ke-69, Joao Palhinha mencetak gol keduanya untuk Portugal, menyusul sepak pojok yang dilakukan Bruno Fernandes. Sangat dekat dengan akhir, Cristiano Ronaldo menyelesaikan hat-trick setelah lulus dari Ruben Neves di sisi kiri. Ini adalah gol kesembilan Ronaldo melawan Luksemburg dan gol ke-801 sebagai senior.
Pada pertemuan lain Grup A yang digelar Selasa ini, Serbia menang (3-1) saat menjamu Azerbaijan. Dengan demikian, Serbia memimpin Grup A dengan satu poin lebih banyak dari Portugal, tetapi juga memainkan satu pertandingan lagi.