Semua siswa Zindagi Foundation memenuhi syarat NEET 2020

Keluaran Hongkong

BHUBANESWAR: Semua 19 siswa Zindagi Foundation, sebuah organisasi filantropi yang mendukung siswa berprestasi dari bagian kurang mampu untuk menjadi dokter atau insinyur, telah memenuhi syarat NEET-2020. Tahun lalu juga 14 dari 14 calon yayasan ini lolos dalam ujian masuk ini.

Yayasan yang dipimpin oleh pendidik Ajay Bahadur Singh ini memberikan pelatihan pengobatan gratis, makanan, fasilitas penginapan, dan bahan pelajaran untuk anak-anak yang kurang mampu secara ekonomi dan anak-anak kurang mampu dari Odisha. Pada tahun pertama 2018, sebanyak 18 dari 20 mahasiswa telah lolos NEET.

Singh mengatakan tahun ini NEET menghadapi banyak tantangan dan ketidakpastian karena situasi Covid. Tanggal ujian bergeser berkali-kali. “Para siswa ini mengalami kendala dalam mengatur makanan karena kondisi ekonomi yang parah akibat lockdown. Di tengah semua kendala dan kesulitan keuangan tersebut, mereka tetap mempertahankan impian menjadi dokter. Semuanya telah mewujudkan impiannya dengan lolos kualifikasi NEET tahun ini,” imbuhnya. dia menambahkan.

Khirodini Sahoo, putri seorang petani dari desa terpencil di distrik Angul, mendapatkan 657 dari 720 tanda dalam ujian masuk. Karena pandemi, ayahnya tidak mendapatkan pekerjaan apa pun dan keluarga menghadapi kesulitan selama penguncian. “Setelah menyelesaikan Plus II tahun 2018, saya sempat muncul NEET tahun lalu. Tapi saya tidak bisa masuk perguruan tinggi kedokteran negeri karena pangkat yang buruk. Karena saya termasuk keluarga miskin, saya meminta bantuan Zindagi Foundation. Mereka mengurusnya makanan saya, penginapan, persiapan dan masalah lainnya, “tambahnya.

Dia jatuh sakit selama penguncian. Dia dilarikan ke rumah sakit Bhubaneswar dari desanya untuk perawatan. Yayasan telah membantunya dan menyediakan ruang untuk persiapannya setelah dia sembuh dari penyakitnya. “Gajah telah merusak rumah kami dan tanaman padi di desa. Ayah saya tidak mendapatkan pekerjaan lain untuk menghidupi keluarga. Saya tidak punya ponsel pintar untuk kelas online. Tapi yayasan telah memberi saya satu. Saya akan pergi ke bukit kecil untuk mendapatkannya. internet untuk kelas online. Di tengah semua kesulitan ini akhirnya saya mendapatkan rangking yang bagus. Saya berharap bisa mendapat tempat di fakultas kedokteran SCB dan Cuttack rumah sakit, “tambahnya.

Kandidat lain Satyajit Sahoo, yang ayahnya biasa berjualan sayuran dengan bersepeda, telah mendapatkan 619 mark. “Saya sudah mempersiapkan ujian selama tiga tahun terakhir. Akhirnya yayasan memberi saya landasan untuk mempersiapkan NEET dan mendapat nilai bagus,” tambahnya.

Begitu pula anak-anak pedagang pinggir jalan, buruh harian, pemilik warung sirih, nelayan, supir truk, tukang susu dan satpam mendapatkan NEET yang memenuhi syarat dengan bantuan yayasan ini.

By asdjash