Sensex turun dalam aksi jual global karena meningkatnya kasus Covid

Sensex turun dalam aksi jual global karena meningkatnya kasus Covid


MUMBAI: Aksi jual pasar global akibat meningkatnya infeksi Covid-19 dan konfirmasi bahwa tidak akan ada stimulus ekonomi oleh AS sebelum pemilu 3 November membuat takut investor Dalal Street pada hari Rabu. Hasilnya adalah sensex ditutup 600 poin, atau 1,5%, lebih rendah pada 39.922. HDFC, HDFC Bank, ICICI Bank, Reliance Industries dan Infosys menyumbang sebagian besar penurunan indeks. Sebanyak 26 dari 30 konstituen senseks ditutup di zona merah, data BSE menunjukkan.
Menurut kepala HDFC Securities (riset ritel) Deepak Jasani, pasar di seluruh dunia jatuh pada Rabu karena infeksi virus korona meningkat pesat di Eropa dan AS. Hal ini memicu “kekhawatiran akan kemungkinan tindakan penguncian yang ketat yang dapat merusak pemulihan ekonomi yang sudah rapuh”. Ketidakpastian seputar pemilihan presiden AS mendatang “telah berhasil memicu koreksi di pasar global yang sudah terhuyung-huyung di bawah penyebaran Covid-19”, kata Jasani dalam sebuah catatan.

Aksi jual hari itu di Dalal Street dipimpin oleh dana asing dengan angka penjualan bersih Rs 1.131 crore, sementara dana domestik mencatat aliran masuk bersih hanya Rs 1.5 crore. Sesi ini juga membuat investor lebih miskin dengan Rs 1,6 lakh crore dengan kapitalisasi pasar BSE sekarang di Rs 157 lakh crore.
Wakil Presiden Religare Broking (penelitian) Ajit Mishra juga mengatakan bahwa kurangnya berita tentang stimulus di AS membuat investor tetap gelisah, sementara kontrak derivatif yang dijadwalkan berakhir bulan Oktober diperkirakan akan menambah volatilitas.
Di seluruh dunia, Nikkei di Jepang dan Hang Seng di Hong Kong keduanya ditutup sedikit lebih rendah tetapi Eropa menunjukkan kelemahan ekstrim sejak awal dan menyentuh posisi terendah 4-6 bulan. Pada akhir perdagangan, FTSE di Inggris turun 2,7%, sementara Dax turun 3,9%. Dan di awal perdagangan, Dow Jones turun 2,8%, sementara Nasdaq turun 3,1%. Indeks yang lebih luas juga mengikuti penurunan 1,5% di sensex dengan BSE 100 turun 1,4% dan BSE 500 turun 1,3%. Namun, saham-saham berkapitalisasi menengah dan kecil relatif stabil dengan indeks-indeks berkapitalisasi menengah dan kecil BSE masing-masing berakhir turun 0,9%.

Togel HK