SMS vaksinasi Covid-19 palsu dan 'berbahaya' yang menargetkan pengguna smartphone

SMS vaksinasi Covid-19 palsu dan ‘berbahaya’ yang menargetkan pengguna smartphone

Keluaran Hongkong

NEW DELHI: Pemerintah India memulai upaya vaksinasi Covid-19 kedua di negara itu dari 1 Mei. Warga India yang berusia di atas 18 tahun sekarang bisa mendapatkan vaksinasi terhadap virus mematikan itu. Untuk mendapatkan vaksinasi, Anda harus mendaftar secara online melalui aplikasi seluler CoWin.
Namun, sejak 1 Mei, prosesnya lambat dan tidak berfungsi sebagaimana mestinya sehingga memaksa orang untuk mencari alternatif lain untuk memesan slot vaksinasi.
Akibatnya, malware baru dikatakan menargetkan pengguna Android, sesuai laporan oleh Business Insider. Menurut peneliti keamanan, pesan SMS palsu sedang beredar yang menjanjikan untuk menawarkan aplikasi yang akan memungkinkan pengguna untuk mendaftar vaksin Covid-19 di India. Namun, alih-alih menawarkan cara yang sah untuk mendaftar vaksin, SMS palsu ini menginstal malware di perangkat seluler mereka.

Peneliti Keamanan Siber dari ESET tweet tentang ini baru Malware SMS yang meminta pengguna untuk mengunduh aplikasi dan mendaftar untuk vaksin Covid-19. Para peneliti mengklaim bahwa pesan tersebut menargetkan pengguna India dan dirancang untuk meniru ‘pendaftaran bebas vaksin covid-19’.
Peneliti lebih lanjut menjelaskan bahwa SMS terdiri dari tautan yang menginstal aplikasi worm, yang melalui SMS ke kontak korban dan kemudian mengunduh malware di perangkat mereka. Aplikasi ini juga mendapatkan izin yang tidak perlu yang membuatnya lebih mudah untuk mengakses data pengguna.
Awalnya, aplikasi itu bernama Covid-19 tetapi kemudian diubah namanya menjadi Vaccine Register. Peneliti juga mengungkapkan bahwa aplikasi tersebut juga mendukung konektivitas dual SIM. Ini memungkinkan malware untuk mengontrol perangkat menggunakan operator pertama yang tersedia.
Jadi, disarankan agar pengguna tidak mengunduh aplikasi apa pun melalui SMS. Penting juga bahwa Anda harus mendaftar hanya melalui sumber yang sah termasuk Portal CoWin, Aarogya Setu dan aplikasi Umang. Namun, ada beberapa situs web pihak ketiga yang menggunakan mana Anda dapat menerima pemberitahuan ketika slot tersedia untuk vaksinasi. Tapi, Anda harus memilih dengan bijak.
Pemerintah juga menawarkan opsi untuk menemukan pusat vaksinasi Covid-19 terdekat dengan menggunakan MyGov Corona Helpdesk melalui WhatsApp.